Banyak perusahaan yang bertanya pada kami apakah ada jalan keluar untuk data – data mereka yang terkena ransomware?
Kali ini kami akan berbagi info mengenai No More Ransom.
Laman “No More Ransom” diinisiasi oleh penegak hukum dan perusahaan keamanan IT yang bergabung dengan tujuan membantu korban ransomware mengambil kembali data yang sudah dienkripsi, tanpa membayar tebusan ke si penjahat.
Semakin banyak pihak yang terlibat dengan proyek ini, hasilnya akan lebih bagus.
Proyek ini terbuka untuk pihak pemerintah/umum maupun swasta.
Saat ini, No More Ransom sudah didukung oleh 163 mitra dan berjalan sekitar empat tahun.
Lebih dari 4 juta pengunjung dari 188 negara sudah terdaftar di tempat penyimpanan decryption tool.
Laman ini telah menolong kira – kira USD 632 juta, korban ransomware di seluruh dunia, dengan 12% diselamatkan oleh decryptor GandCrab dari Bitdefender.
Kita cukup mengunjungi nomoreransom.org, lalu ikuti langkah-langkah yang ada.
Crypto Sheriff berfungsi untuk mengidentifikasi jenis ransomware pada data yang telah terserang.
Jika dekripsi tersedia, maka link unduh decryption tool akan muncul.

Portal ini juga telah menambahkan 28 tools dalam setahun terakhir dan sekarang dapat men-decrypt 140 jenis infeksi ransomware yang berbeda, serta tersedia dalam 36 bahasa.
Kontributor paling produktif yaitu vendor keamanan cyber, yang telah menyumbang sebesar 37% dari decryption tool, lalu 28% berasal dari penegak hukum, 11% dari CERT, 7% dari pemain di industri jasa keuangan, 6% dari nirlaba, dan 3 % dari konsultan.
Bahkan perusahaan telekomunikasi dan akademisi berkontribusi, masing-masing juga ikut menyumbang sebanyak 2%.
Sementara itu, Bitdefender juga ikut andil dengan menyediakan tujuh decryption tools gratis untuk sembilan keluarga ransomware.
Dengan Decryptors GandCrab, Bitdefender menyelamatkan korban lebih dari USD 76 juta.

Beberapa jenis ransomware ada yang tidak memiliki decryptor, Europol menjelaskan beberapa langkah yang harus dilakukan untuk melindungi perusahaan kita dari ransomware, yaitu dengan melakukan backup rutin (disarankan pada keadaan offline) dan menggunakan software antivirus yang terpercaya.
Europol juga menyarankan,“Jangan mengunduh program dari sumber yang mencurigakan dan jangan membuka lampiran dalam e-mail dari pengirim yang tidak dikenal, meskipun terlihat penting dan kredibel”.
Seperti biasa, Europol juga mendesak korban ransomware untuk tidak membayar tebusan.
FBI juga menyarankan hal yang sama, walaupun sejumlah korban, seperti penyedia layanan kesehatan, menolak tuntutan penjahat akan berakibat ancaman atas kehidupan pasien.
Pembayaran tebusan membuktikan bahwa ransomware efektif.

Sayangnya, Indonesia belum bekerja sama dengan mereka dalam hal laporan kejahatan cyber seperti negara – negara lain.
Jadi, kita hanya bisa menggunakan decryption tool gratis dari laman itu atau boleh juga mencari di lab Bitdefender.
Stay safe & happy protected by Bitdefender!
Recent Comments