Bagi perusahaan yang baru mau menggunakan antivirus atau yang tadinya menggunakan versi perorangan/retail/home/consumer, seringkali ada pertanyaan yang timbul.

Apa perbedaan antara perorangan dan korporasi, kok harganya jomplang?

Bagaimana meyakinkan bos/manajemen dan tipe mana yang tepat?

FP

 

Beberapa elemen yang bisa dijadikan pertimbangan dalam memilih produk perorangan atau korporasi (Gravityzone), dari Bitdefender:

  • Kinerja dan footprint. Scanning produk perorangan akan terbeban di desktop itu sendiri.

Sedangkan Gravityzone, akan berbagi dengan console, bisa hybrid (50 – 50) maupun centralized (65% di console – 35% di lokal), jika menggunakan versi Premium ke atas.

Efeknya adalah pekerjaan scanning di desktop akan menjadi lebih ringan.

Mereka bisa memodifikasi kebijakan, pengelompokan, dan hal – hal lainnya.

active directory

 

Semakin banyak endpoint, semakin besar juga resiko yang dihadapi sebuah perusahaan.

Tim IT wajib tahu, di mana celah kemanan yang mengancam.

Kalau menggunakan produk perorangan, pengguna bisa meng-uninstall nya kapan pun.

Kalaupun ada serangan yang masuk lewat endpoint mereka, kemudian menyebar di dalam jaringan ke endpoint lain, tim IT tidak bisa mengetahui dari mana asalnya.

Tindakan apa yang harus dilakukan terhadap pengguna yang sembarangan itu?

Laporan bagaimana yang harus disampaikan kepada manajemen?

 

Kesimpulan, menggunakan produk perorangan atau korporasi?

Produk perorangan melindungi per endpoint, sedangkan produk korporasi melindungi seluruh perusahaan.

Jadi, jika perusahaan kita sudah terkoneksi dalam sebuah jaringan, sekalipun baru hanya 5 endpoint, saatnya menggunakan Gravityzone.

Tidak perlu memikirkan harus ada hardware khusus sebagai konsol karena cukup dengan menggunakan cloud Bitdefender, kita sudah bisa memiliki manajemen terpusat.